Your Ad Here

Senin, 22 Februari 2010

Secercah Kenangan Untuk Kak Icha



Tertegun aku membaca berita kepergiaanmu
Sontak bergetar luluh perih melepasmu
Bulir air mata jatuh tak tertahan
Termangu dalam hening jiwa

Kakakku,
Terkenang kehangatan untaian kata yang pernah kau tulis
Teringat senyum yang pernah kau hadirkan untukku, untuk dunia
Terpesona ceritamu yang sering menyejukkan jiwa meski lewat maya
Terkagum tentang nilai ketegaran, semangat dan persahabatan yang pernah kau torehkan

Kini,
Aku dan sahabatmu terpanah, dalam diam mengitari cakrawala
Meski hanya berteman bintang kejora yang tertutup awan
Dibawah pilar-pilar cahaya rembulan..
Aku tetap termangu
Termangu!!

Diantara denting denting piano
Diantara juntaian dawai biola
Aku mengikuti iramanya..
Yang membawaku menyusuri sisi lagi, hingga narasi terakhir..
Mungkin untuk kesekian kalinya aku harus "Rindu"

Artikel Terkait:

1 komentar:

Anonim mengatakan...

[url=http://onlinecasinose25.com ]online casino [/url]small, before the window orange, palm, and cypress trees. http://casinoonlinebonussverige.com online casino di venezia online casino cables from the lower branches to the ground. Luxuriant parasites abound:

Homepage Link