Your Ad Here

Jumat, 25 Juni 2010

Re-Posting

Suatu hari kau bertanya, “Apakah diriku cantik?”
Aku menjawab, “Tidak.”
Kau sedih dan bertanya lagi, “Apakah kau akan disini selamanya denganku?”
“Tidak,” jawabku pendek.
Kau meneteskan air mata lalu bertanya lagi, “Apakah kau akan menangis jika aku pergi meninggalkanmu?”
Aku mengedikkan bahu.
“Tidak,” ujarku membuat kau tak berani memandangku.
Kemudian kau mulai terisak dan hendak berlari namun aku berhasil mencengkram kedua tanganmu.
“Kau tidak cantik melainkan kau indah,” kataku mengambang setelah menyeka kedua matamu yang nampak berair.
“Aku tidak ingin disini selamanya denganmu melainkan aku butuh untuk disini selamanya denganmu,” lirihku sungguh-sungguh.
“Aku tidak akan menangis jika kau pergi meninggalkanku melainkan dengan tetap tersenyum kurelakan kepergianmu itu--”
Kau tidak bisa menahan haru, sekejap kemudian aku sudah berada dalam rangkulmu.
Rangkulan itu kian erat ketika aku berbisik, “Kurelakan kepergianmu karena aku percaya kita akan kembali berjumpa.”

Artikel Terkait:

0 komentar:

Homepage Link